Senin, 11 Juli 2011

Surat Kepada Para Tokoh Nasional Indonesia

Yang terhormat, Para Tokoh Nasional Indonesia…
Pernahkah terpikir seperti apa nasib bangsa ini ke depan?? Sekarang saja kondisi bangsa ini sepertinya semakin terpuruk dalam jurang kapitalisme yang semakin menciptakan jurang di antara masyarakat. Rasa nasionalisme yang terkikis oleh karena perebutan kepentingan yang lebih kecil sehingga membuat stakeholder kita lupa menegakkan keadilan dan memberikan kemakmuran bagi rakyat yang mendiami negeri ini, maka jangan salahkan jika anak bangsa ini semakin sering melakukan perampokan, semakin ingin terlibat dalam tindakan-tindakan anarkis dan bahkan tindakan teroris.
Lihatlah sejenak kondisi di akar rumput sebagai gambaran nyata dari negeri yang katanya kaya raya ini, karena jika yang kalian lihat hanya kondisi kalian saja pada tingkatan atas sana maka pembiaran pun akan terjadi karena hanya egolah yang dipertahankan. Yang ada hanyalah mempertahankan posisi masing-masing, menyatakan diri sebagai yang benar, dan untuk kepentingan itu eksploitasi masalah pun dilakukan dan semua hanyalah atas nama….atas nama kemiskinan, atas nama ketidakadilan, atas nama rakyat.

Minggu, 10 Juli 2011

Melihat Kebaikan dari Sisi Lain

Tuhan diyakini manusia sebagai Pencipta dari semua yang ada dan Dia juga diyakini sebagai Penguasa atas seluruh kehidupan. Keyakinan manusia ini menjadikan Dia sebagai Yang Maha Mulia dan seluruh umat manusia harus patuh dan taat pada setiap kehendak-Nya karena kalau tidak akan mendapat hukuman dan hal ini menjadi doktrin terkuat dari setiap agama dalam mengajak umatnya untuk tetap setia pada Tuhannya. Tuhan menyediakan dua tempat bagi Manusia yaitu Surga dan Neraka. Surga akan menjadi tempat dari setiap manusia yang melakukan kehendak-Nya yaitu yang mau memuji Dia melalui perbuatan baik yang dilakukannya dalam kehidupan selama di bumi dan Neraka menjadi tempat para manusia yang tak pernah taat pada ajaran-Nya. Ajaran tentang Ke-Tuhan-an katanya diberikan melalui para Nabi-Nya sebagai utusan Tuhan kepada manusia dan ajaran tersebut berisi semua hal tentang kebaikan walaupun pada akhirnya ajaran tersebut hanya mampu ditafsirkan para manusia tanpa mengetahui hakikat sesungguhnya dari ajaran tersebut sehingga menimbulkan munculnya banyak aliran dan bahkan melakukan pengeksploitasian terhadap ajaran agama demi kepentingan ekonomi (ada yang secara sadar dan tidak sadar melakukannya)
Bisa dikatakan bahwa bumi ini masih dalam situasi yang terkendali (walaupun banyak kekacauan yang terjadi seperti perang, prostitusi, korupsi, terorisme dll) adalah karena masih kuatnya pengaruh ketakutan manusia pada Tuhan dan bayangkan jika rasa percaya kita pada Tuhan tidak ada maka tak terbayangkan kondisi yang akan terjadi walaupun dengan adanya rasa percaya pada Tuhan tersebut kekacauan masih tetap ada, karena kemunafikan dari orang-orang yang mengaku percaya.