Yang terhormat, Para Tokoh Nasional Indonesia…
Pernahkah terpikir seperti apa nasib bangsa ini ke depan?? Sekarang saja kondisi bangsa ini sepertinya semakin terpuruk dalam jurang kapitalisme yang semakin menciptakan jurang di antara masyarakat. Rasa nasionalisme yang terkikis oleh karena perebutan kepentingan yang lebih kecil sehingga membuat stakeholder kita lupa menegakkan keadilan dan memberikan kemakmuran bagi rakyat yang mendiami negeri ini, maka jangan salahkan jika anak bangsa ini semakin sering melakukan perampokan, semakin ingin terlibat dalam tindakan-tindakan anarkis dan bahkan tindakan teroris.
Lihatlah sejenak kondisi di akar rumput sebagai gambaran nyata dari negeri yang katanya kaya raya ini, karena jika yang kalian lihat hanya kondisi kalian saja pada tingkatan atas sana maka pembiaran pun akan terjadi karena hanya egolah yang dipertahankan. Yang ada hanyalah mempertahankan posisi masing-masing, menyatakan diri sebagai yang benar, dan untuk kepentingan itu eksploitasi masalah pun dilakukan dan semua hanyalah atas nama….atas nama kemiskinan, atas nama ketidakadilan, atas nama rakyat.
Pernahkah terpikir seperti apa nasib bangsa ini ke depan?? Sekarang saja kondisi bangsa ini sepertinya semakin terpuruk dalam jurang kapitalisme yang semakin menciptakan jurang di antara masyarakat. Rasa nasionalisme yang terkikis oleh karena perebutan kepentingan yang lebih kecil sehingga membuat stakeholder kita lupa menegakkan keadilan dan memberikan kemakmuran bagi rakyat yang mendiami negeri ini, maka jangan salahkan jika anak bangsa ini semakin sering melakukan perampokan, semakin ingin terlibat dalam tindakan-tindakan anarkis dan bahkan tindakan teroris.
Lihatlah sejenak kondisi di akar rumput sebagai gambaran nyata dari negeri yang katanya kaya raya ini, karena jika yang kalian lihat hanya kondisi kalian saja pada tingkatan atas sana maka pembiaran pun akan terjadi karena hanya egolah yang dipertahankan. Yang ada hanyalah mempertahankan posisi masing-masing, menyatakan diri sebagai yang benar, dan untuk kepentingan itu eksploitasi masalah pun dilakukan dan semua hanyalah atas nama….atas nama kemiskinan, atas nama ketidakadilan, atas nama rakyat.